PESAN RASULULLAH SAW MALAM LAILATUL QODAR

hujan gerimis malam ini, hanya sebentar, sebenarnya saya merasa ada yang datang, tapi karena lagi sibuk bikin gorengan jadi tidak saya hiraukan. 
setelah beberapa menit berlalu, saya masuk kamar sambil bawa gorengan, saya ngobrol sama istri soal rumah yang angker. karena di tanam tumbal di dalam tanah waktu pembangunan agar tidak di ganggu maling, malah rumah jadi angker. dan karena itu sering banyak yang mau kerasukan di rumah itu. tiba tiba ada yang menyela, suara tanpa rupa.
" itu setan yang mengganggu."
" ada suara siapa?" tanyaku ke istri.
" rasulullah saw" jawab istriku.
" wah apa waktu gerimis tadi ya beliau datang?"
" ya kyai, saya datang dari tadi, tapi kyai tidak perduli." sela rasulullah .
" assalamualaikum ya rasulullah, maafkan saya karena tidak tau rasulullah yang datang." salamku
" waalaikum salam kyai, tidak papa... bagaimana persiapan untuk lailatul qodar?" tanya beliau.
" insaAllah baru di siapkan ya rasulullah saw." 
" kyai jangan takut kehabisan uang, insaAllah saya sudah siapkan gantinya beribu ribu kali lipat." 
" terimakasih ya rasulullah, insaAllah saya amalkan semua yang saya miliki di malam lailatul qodar." 
" nanti yang bersedekah lewat kyai juga akan saya ganti semua." 
" trimakasih ya rasulullah."
" agar mereka bisa berdekah lagi dan lagi, dan akan dapat puluhan kali lipat dari saya."
" terimakasih perhatian panjenengan"
" di berikan data mereka yang beramal lewat kyai."
" insaAllah mereka saya doakan ya rasulullah."
" saya juga akan memberi balasan langsung kyai, akan saya cek mereka mulai sekarang."
" nanti begini saja ya rasulullah.....   agar rasulullah mudah mengeceknya."
" ya bagus itu."
" apa malam lailatul qodar sudah di tetapkan ya rasulullah ?"
" sudah, besok tgl..... ( maaf saya tdk boleh menyiarkan.)"
" sudah kyai, saya mau ke atas lagi, karena harus memimpin sidang auliya lagi, sudah di tunggu."
" wah padahal saya masih kangen..."
beliau tersenyum... lalu mengusap kepalaku dan menciumnya.
" itu saja pesanku, jangan takut kehabisan uang karena sedekah."
" insaAllah ya rasulullah..." 
" sudah aku pamit assalamualaikum."
" waalaikum salam..." saya melepas rasulullah sambil berlinang air mata, tak tau setiap di datangi rasulullah saw saya tak bisa membendung air mata, tapi di dalam dada rasa semangat berjuang dan beramal membara bara. 

Popular posts from this blog

ORANG YANG DI HAULI JUTAAN ORANG ITU BELUM TENTU SEORANG WALI.

KISAH YANG ANEH

KISAH KETIKA AYAH SAYA DI AKHIRAT